Megapolitan

2.400 Minimarket di Jakarta Langgar Aturan

Minimarket

Ayonews, Jakarta

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi menyoroti dugaan pembiaran yang dilakukan Pemprov DKI terkait menjamurnya minimarket yang tidak sesuai peruntukkan di ibukota. 

“Kalau memang terlarang, bukan untuk peruntukkannya ya harus dibongkar. Pemprov jangan tebang pilih menegakkan aturan,” tegas Sanusi, Rabu (24/2).

Sanusi mengungkapkan, tindakan tegas ini bukan lantaran pihaknya anti terhadap keberadaan minimarket di ibukota. Melainkan hanya untuk menata minimarket agar keberadaannya benar-benar sesuai dengan aturan. 

Menurut Sanusi, saat ini di ibukota telah berdiri lebih dari 3.000 minimarket. Ironisnya, sekitar 80 persen diantaranya melanggar peruntukkan rumah tinggal.

“Pelanggaran peruntukkan itu jelas melanggar UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Pelanggaran ini jelas dapat dipidana,” tegas politisi Partai Gerindra ini.

Untuk itulah, Sanusi mengharapkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan, terutama terkait pelanggaran peruntukkan.

“Ribuan minimarket yang sudah jelas-jelas melanggar harus ditertibkan, jadi jangan cuma Kalijodo,” ungkap Sanusi. (***)

Most Popular

To Top