Hukum & Kriminal

Tim Kostrad & BNN Gerebek Komplek Kostrad, 4 Oknum TNI, 5 Oknum Polisi, 1 Politisi DPR Ditangkap

sabu
Ayonews, Jakarta
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memerintahkan bawahannya untuk menggerebek Perumahan Kostrad Tanah Kusir, Jakarta Selatan yang diduga selama ini menjadi sarang narkoba dan tak tersentuh oleh aparat kepolisian. Dari hasil penggerebekan tersebut, 4 oknum TNI, 5 oknum polisi dan seorang politisi diamankan.
Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Minggu (21/2) diamankan Serda Z, Serka K, Serma E, serta Serma S. Tim Kostrad menyita barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 8,53 gram, pil ekstasi, satu buah bong, satu pucuk pistol airsoftgun dan 5 isian gas, 2 buah timbangan, uang tunai sebesar Rp 5.284.000, dan dua buah HP.
Pengembangan dari penangkapan empat oknum TNI itu, diamankan lima oknum polisi yang diduga menjadi pembeli sabu yakni Briptu E, Aiptu A, Bripka A, Aipda W, dan Aiptu A. Sedang warga sipil yang diamankan ada enam, salah seorang diantaranya diduga politisi diduga berinisial IH yang disebut-sebut dari PPP.
BNN yang ikut serta dalam penggerebekan itu, membenarkan ada politisi yang ikut terjaring penggerebekan narkoba di internal Kostrad di perumahan Kostrad,.
Kepala BNN Komjen Budi Waseso alias Buwas menyatakan, politisi itu nantinya bisa dilimpahkan ke BNN atau polisi.
“Saya belum tahu (positif narkoba atau tidak), kewenanganya nanti dari tim internal TNI. Jikalau dia memang betul pasti diserahkan ke Polri atau nanti ke BNN,” kata Buwas di kompleks Istana Negara, Jl Veteran, Jakpus, Selasa (23/2/2016).
Buwas menjelaskan, BNN memang ikut dalam penggerebekan bersama Tim Kostrad.
“Kita bukan back up, kita diturutsertakan untuk kita dibutuhkan untuk memeriksa urine untuk memeriksa apa itu dari kita, tapi penanganan secara keseluruhannya dari TNI. Itu dari niat panglima sendiri, programnya panglima sendiri,” jelas Buwas.
Sementara itu FPPP DPRRI sudah mendengar kabar soal politisi IH yang juga anggota DPR yang disebut-sebut diciduk Kostrad terkait narkoba. FPPP masih mencari tahu soal kebenaran informasi yang menyebar tersebut.
“FPPP sedang mencari informasi yang sesungguhnya terkait IH yang menurut berbagai sumber, anggota kami tertangkap tangan ketika ingin membeli narkoba bersama beberapa personel atau aparat TNI/Polri dan sipil. Kami sekarang sedang mencari tahu keberadaan beliau. Kami akan beri info seutuhnya apabila kami sudah bisa bertemu dengan IH. HP nya non aktif, di mana keberadaan beliau masih misteri,” jelas Ketua FPPP DPR Hasrul Azwar dalam jumpa pers di DPR, Senayan, Jakarta.(***)

Most Popular

To Top