Hukum

Yang Paling Pertama Dirobohkan Polisi Nanti Kafe-nya Daeng Aziz

2dd84180-441a-453a-b469-bbee04248a16_169

Kafe Intan, kafe terbesar di Kalijodo milik penguasa Kalijodo Abdul Aziz alias Daeng Aziz.

Ayonews, Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok telah memerintahkan agar kawasan prostitusi Kalijodo ditertibkan. Wacana ini muncul setelah kasus kecelakaan mobil Fortuner di Daan Mogot beberapa pecan lalu.
Alasan kuat Pemprov DKI menggusur lokalisasi prostitusi Kalijodo ini karena berdiri di atas ruang terbuka hijau. Ahok mau mengembalikan kawasan itu sesuai fungsinya. Langkah Ahok itu didukung polisi dan TNI. Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya sepakat mendukung rencana Ahok.
Mulai pekan kemarin, Polda Metro Jaya sudah menyambangi kawasan ini dan member peringatan kepada warga agar segera pindah. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti pun mendatangi Kalijodo dalam rangka patroli, Kamis (18/2/2016) malam.
Salah satu tempat yang didatangi yakni Kafe Intan yang disebut milik Daeng Azis. Awalnya, Krishna disinggung soal adanya penolakan warga untuk pindah ke rusun. Namun, Krishna mengatakan kalau warga sudah bersedia memilih direlokasi.
Sekalipun Azis menolak, kata Krishna, bangunannya yang pertama diratakan. “Anda kan lihat. Sudah pada pindah yang kontrak, yang warga sudah setuju. Jadi yang menolak siapa? Kalau yang menolak yang punya rumah ini (kafe Intan), besok duluan dihancurin, selesaikan. Dan dia namanya Azis, bukan Daeng,” cetus Krishna.
Kondisi Kafe Intan yang berwarna putih dan bertingkat tiga itu tampak telah tertutup. Krishna mengaku tak berniat mencari keberadaan Azis. “Ngapain, emang dia bapak saya,” ucap Krishna.(***)

Most Popular

To Top