Hukum & Kriminal

Nih Dia Tampang Para Copet Ibukota, Berhati-hatilah

copet5
Ayonews, Jakarta
Bagi pengguna kendaraan umum di Jakarta, baik bus besar, sejenis Kopaja, Koantas dll serta mikrolet, hati-hati dengan orang-orang di foto ini. Apalagi setelah mereka bebas nanti.

copet4

Akhir pekan kemarin, seorang pegawai Telkom menjadi korban keganasan copet di bis Kopaja. Tak hanya hanya harta bendanya yang diambil, jiwanya pun melayang setelah dilempar dari atas bis oleh tiga kawanan pencopet.

Polda Metro Jaya merilis komplotan copet yang diamankan dari berbagai titik ibukota. Penangkapan komplotan ini dilakukan oleh Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Para pelaku ini dipimpin oleh seorang residivis.

copet3

“Pelaku ada enam orang, salah satunya Muhammad Royan dia ini residivis yang menjadi pimpinannya,” ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso, Selasa (16/2/2016).

copet2

Selain Royan, lima pelaku lainnya yakni Acep Hanafi (47), Yudi (29), Hasanudin alias Eteh (44), Aditya alias Alung (32) dan Indra Jaya (27). Keenamnya ditangkap di atas bus umum usai melakukan aksinya beberapa waktu lalu.

Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan, modus para pelaku adalah dengan berpura-pura menjadi penumpang.
copet1

“Para tersangka berkumpul di Stasiun Tanah Abang dan naik ke atas bus kota untuk mencari target yang akan diambil barang berharganya berupa dompet, handphone dan lain-lain,” ujar Arsya.

Mereka berpura-pura menjadi penumpang dan pada saat di dalam bus para tersangka berpencar mencari mangsa yang akan diambil barang berharganya. Sebagian tersangka berperan mengalihkan dan memepet korbannya.
“Para tersangka ini hampir tiap hari melakukan aksinya di atas bus kota wilayah DKI Jakarta,”ungkapnya.

Para pelaku diketahui sudah puluhan kali melakukan aksi pencopetan. Terakhir, para pelaku melakukann aksinya di depan Gedung Kemenkes, Kuningan, Jaksel. Saat itu mereka mencopet handphone Samsung Galaxy J5 milik seorang PNS.(***)

Most Popular

To Top