Ibukota

Pemkot Jakarta Utara Mulai Sosialisasikan Pengosongan Kawasan Kalijodo

kalijodo
Ayonews, Jakarta
Tekad Pemprov DKI Jakarta untuk mensterilkan kawasan Kalijodo dimulai Minggu (14/2/2016) siang. Melalui Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, sosialisasi rencana fungsi lahan kawasan Kalijodo menjadi ruang terbuka hijau (RTH) di RW 05, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, disebar.
Ratusan personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), mengawal utusan Pemprov DKI, mendatangi kawasan yang dijadikan tempat hiburan malam dan prostitusi tersebut.
Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi dan Kapolsek Penjaringan AKBP Ruddy Setiawan terlibat langsung dalam sosialisasi tersebut. Dalam surat pemberitahuan yang diedarkan itu disebutkan semua bangunan yang berdiri di atas lahan peruntukan RTH harus dikosongkan.
Surat pemberitahuan itu ditempelkan di setiap bangunan yang ada di RW tersebut, termasuk kafe, rumah makan, maupun hunian warga. Sepanjang Jalan Kepanduan II tersebut, satu persatu klub, Pub, kafe, didatangi petugas gabungan.
Besarnya jumlah petugas yang diterjunkan dalam sosialisasi tersebut mendapat perhatian warga. Para pekerja seks komersial maupun karyawan tempat usaha di kawasan itu pun memperhatikan kedatangan petugas.
Camat Penjaringan, Abdul Chalit mengatakan sosialisasi itu berlangsung kondusif.
“Di sini ada sekitar 300 bangunan, terdiri dari kafe-kafe, warung makan, warung rokok dan hunian. Total ada sekitar 1.800-an KK yang tinggal,” kata Abdul Chalit.
Ia menambahkan, setelah sosialisasi ini, pihaknya akan melanjutkan ke tahap berikut yakni pemberian surat peringatan (SP) 1. Namun ia belum bisa memastikan SP 1 tersebut diturunkan.(***)

Most Popular

To Top