Ibukota

Kalau Preman Sudah Tidak Ada, Ahok Mau Cari Bos Besar Kalijodo

094341920160118-080402780x390
Ayonews, Jakarta
Pembongkaran kawasan tempat hiburan Kalijodo dipastikan akan dilaksanakan tahun ini. Pembongkaran dilaksanakan setelah melalui mekanisme yang berlaku, yakni penerbitan tiga kali surat peringatan hingga surat perintah bongkar (SPB).
“Pasti tahun ini (Kalijodo dibongkar),” kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok, di Balai Kota, Sabtu (13/2/2016).
Untuk menindaklanjuti hal ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian akan menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Ahok.
Selain itu, pihak Kodam Jaya juga akan mengikuti rapat koordinasi itu. “Makanya, Kapolda akan undang rapat hari Senin lusa,” kata Ahok.
Ahok menegaskan, pemerintah Kota Jakarta Utara dan Jakarta Barat, telah menerbitkan surat edaran sosialisasi penerbitan kepada warga Kalijodo. Rencananya, kawasan marak prostitusi dan perjudian itu akan dikembalikan fungsinya menjadi ruang terbuka hijau.
Ahok juga menegaskan bahwa pemerintah serta aparat keamanan tidak takut terhadap ancaman preman di sana. “Tapi, kata polisi, premannya sudah tidak ada. Ya, dilihat saja bos besarnya yang mana, sudah ketahuan sama intel polisi,” kata Basuki.(***)

Most Popular

To Top