Nasional

Pesawat Latih TNI AU Jatuh, 3 Korban Tewas

super tucano
Ayonews, Kota Malang
jajaran TNI AU berduka. Sebuah pesawat latih jenis Super Tucano jatuh menimpa sebuah rumah di jalan LA Sucipto, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur. Alhasil, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian ditutup. Khususnya, yang mengarah ke Batu. Arus lalu lintas ke pangkalan udara Abd Saleh masih dibuka.
Petugas Polsek Blimbing menerangkan, pesawat tersebut dilaporkan jatuh sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi kejadian berada di depan sekolah dasar. Dari foto yang beredar di media sosial, pesawat jatuh menimpa rumah, namun petugas tersebut tidak bisa mengkonfirmasi.
Menhan Ryamizard Ryacudu menyebut tiga orang meninggal dalam insiden itu. Hal itu disampaikan Menhan di tengah rapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (10/2/2016). Saat itu, di tengah-tengah rapat anggota Komisi I TB Hasanuddin mengajukan interupsi.
“Saya baru saja mendapatkan kabar ada Super Tucano jatuh di Malang. Kita berdoa semoga tidak ada korban,” kata TB Hasanuddin. “Tiga orang meninggal,” sahut Ryamizard. “Inna Lillahi wa inna ilaihi raji’un,” terdengar ucapan belasungkawa dari forum di Komisi I.
Di dalam pesawat tersebut terdapat seorang pilot dan seorang teknisi. Pesawat jatuh menimpa sebuah rumah yang mana di dalam bangunan itu terdapat seorang perempuan.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna menyebut, pilot pesawat EMB-314 Super Tucano yang jatuh di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, dalam kondisi kritis. Pilot sempat loncat dengan parasut sebelum pesawat tersebut jatuh. “Pilot sempat loncat, tapi keadaannya kritis,” kata Marsekal Agus.

Pesawat latih tempur taktis itu diketahui dipiloti oleh Mayor Penerbang Ivy Safatillah.

Menurut Marsekal Agus, seorang teknisi yang ada di dalam pesawat mendampingi pilot juga dalam kondisi kritis. Ada satu warga yang dia ketahui turut menjadi korban.

“Korban ada tiga, satu pilot, satu teknisi dan seorang warga,” ujarnya. Marsekal Agus mengatakan, pesawat itu tengah melaksanakan uji terbang setelah pemeliharaan. “Betul (pesawat jatuh) saat pilot melaksanakan test flight setelah pemeliharaan 300 jam terbang,” ujarnya.

Menurut Agus, pesawat dalam kondisi stabil saat terbang di ketinggian 25 ribu kaki. Namun masalah terjadi saat pesawat turun lebih rendah. “Setelah (ketinggian) 15 ribu mau turun ke bawah terjadilah musibah itu,” ucapnya.(***)

Most Popular

To Top