Hukum

7 Terdakwa Aksi Terorisme Dihukum 3 – 4 Tahun Penjara

isis asal indo

Ayonews, Jakarta

7 Terdakwa yang dengan sengaja pergi ke Suriah untuk mengikuti pelatihan di kamp militer ISIS, mendapatkan vonis hakim bervariasi.  termasuk mereka menjadi fasilitator bagi masyarakat yang ingin ke Suriah.

Atas perbuatannya, mereka diberi hukuman 3 hingga 4 tahun penjara. Ridwan Sungkar alias Abu Bilal alias Iwan adalah terdakwa ke-5 yang disidang di PN Jakbar hari ini. Dia terbukti bersalah karena mengikuti pelatihan di kamp militer milik ISIS di Suriah.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana terorisme. Menjatuhkan tindak pidana dengan pidana penjara selama 4 tahun,” ujar Ketua Majelis Hakim Achmad Fauzi saat membacakan putusannya di PN Jakbar, Jl S Parman, Selasa (9/2/2016).

Dalam pertimbangannya, Ridwan terbukti melakukan pemufakatan jahat tindak pidana terorisme dan menimbulkan rasa takut secara luas.

“Terdakwa bertemu Abu Jandal untuk berangkat ke Suriah. Di kamp militer Suriah, dia melakukan pelatihan militer yaitu bongkar pasang senjata AK 47 dan bersama dengan anggota ISIS lain dilantik Abu Musa dan pemimpin lainnya. Dia di sana selama 23 hari,” kata Hakim.

Terdakwa ke-6, yakni Abdul Hakim juga ikut mengikuti pelatihan militer ke Suriah bersama beberapa orang lainnya pimpinan Abu Jandal, dengan niat bergabung dengan ISIS.

“Tujuh bulan tinggal di Suriah, dia bergabung dengan pasukan ISIS, dan melaksanakan tugas dengan menjaga markas dan melakukan patroli disertai senpi laras panjang AK 47. Dia juga diberi pengetahuan tentang teori menembak dan pelatihan militer lainnya,” kata hakim.

“Menyatakan terdakwa melakukan tindak pidana terorisme dan menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 3 tahun,” ujar Ketua Majelis Hakim Achmad Fauzi.

Terdakwa ke-7, Koswara alias Abu Ahmad diputus bersalah karena dianggap menyembunyikan tindak pidana terorisme. Koswara dipidana karena membantu membelikan tiket pesawat kepada beberapa WNI yang akan berangkat ke Suriah.

“Terdakwa menjadi fasilitator berupa pengurusan tiket bagi masyarakat yang ingin bergabung ke Suriah. Dia juga diminta untuk berjanji dan bersumpah untuk menjaga amanah untuk tidak membocorkannya kepada siapapun,” jelas ketua majelis hakim.

Atas perbuatannya, Koswara dianggap telah membantu memuluskan tindak pidana terorisme. Dia pun divonis hukuman 4 tahun penjara.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana terorisme dan melakukan pendanaan tindak pidana terorisme. Menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun dan denda selama Rp 50 juga atau kurungan penjara selama 2 bulan,” ujar ketua majelis hakim Muhammad Arifin.

Tak ada perlawanan ataupun keberatan atas vonis ini. Ketiga terdakwa memutuskan untuk menerima seluruh putusan majelis hakim.(***)

Most Popular

To Top