Hukum & Kriminal

Pembunuh Bocah SD, Terpaksa Menghabisi Nyawa Si Bocah karena Takut Digrebek Polisi

wp-1454829125032.jpegAyonews, Depok

Januar Arifin alias Begeng.(35), pelaku penculikan dan pembunuhan anak di Depok, mengaku kepada Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait kalau dia membunuh J (7) karena panik saat digerebek polisi.

Sebelumnya, pihak kepolisian menggerebek rumah Begeng di Jalan H Albaido, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, pada Minggu (7/2/2016) dini hari.

“Saat dia dengar suara polisi datang ke rumahnya pas kemarin subuh itu, dia panik dan langsung membunuh J di kamarnya,” ujar Arist saat diwawancarai di Mapolres Depok, Jawa Barat, Senin (8/2/2016).

Lebih lanjut, Arist menerangkan, pelaku mengatakan kepada dirinya bahwa Begeng membunuh J di kamarnya dan langsung menyeret korban ke kamar mandi untuk menghilangkan jejak.

“Saat di kamar, J disekap bantal oleh pelaku sampai meninggal dan langsung disembunyiin di kamar mandi,” ucapnya.

Atas tindak kejahatan tersebut, Begeng dijerat Pasal 330 KUHP tentang Penculikan dan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati.(***)

Most Popular

To Top