Hukum & Kriminal

Motif Pembunuhan Bocah SD Masih Nihil, Pelaku Dites Kejiawaannya

wp-1454828615105.jpeg
Ayonews, Depok
Polres Depok belum mendapatkan keterangan pasti soal motif pembunuhan yang dilakukan Januar Arifin alias Begeng terhadap korban J (7). Polisi terus mendalami kasus penculikan disertai pembunuhan dengan memeriksa kejiwaan tersangka.

“Kami akan melakukan assesment terhadap tersangka bekerja sama dengan tim psikologi dan forensik untuk mengetahui kejiwaan dan kepribadian tersangka,” jelas Kapolres Depok Kombes Dwiyono, Senin (8/2/2016).

Polisi juga akan berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingat korban masih di bawah umur.

Sementara Begeng juga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Depok. Polisi masih terus menggali motif Begeng melakukan penculikan dan pembunuhan tersebut. “Tersangka masih kami dalami keterangannya karena dia masih bulat keterangannya,” imbuhnya.

J diculik Begeng dari dekat sekolahnya di kawasan Beji, Depok, pada Sabtu (6/2) lalu. Bocah kelas I SD itu kemudian dibawa Begeng ke rumahnya di Jl H Albaido, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.

Polisi berhasil menangkap Begeng pada Minggu (7/2) dini hari di rumahnya setelah mendapat laporan dari orangtua korban. Di rumah tersangka pula, polisi menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam kamar mandi rumah pelaku.

Sejauh ini, belum ada keterangan lebih lanjut dari polisi soal bagaimana Begeng membunuh korban dan apa penyebabnya. Namun dari hasil olah TKP, polisi menemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang menunjukkan bahwa Begeng telah membunuh korban.

Terkait penyebab kematian korban ini, Polres Depok masih menunggu hasil autopsi jenazah korban di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, termasuk apakah korban mengalami kekerasan seksual atau tidak.(***)

Most Popular

To Top