Ibukota

Sebelum jadi Gubernur, Mobil Mewah Cuma Impian, Pas jadi Gubernur Banyak yang Nawari

image

Ayonews,Jakarta
Siapa yang tak ingin mobil mewah. Apalagi dikasih gratis. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pin ingin mobil mewah. Saat sebelum jadi gubernur, pria yang akrab disapa Ahok ini punya pengalaman tersendiri tentang mobil mewah.

Sebelum menjadi orang nomor satu di Ibukota, ia beberapa kali mencoba mobil mewah di ruang pamer.

“Waktu dulu, saya memang suka coba-coba mobil mewah,” kata Ahok ketika melantik 112 pejabat di Balai Agung Balaikota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (5/2).

Pernah suatu hari, kenang Ahok, dia  dan istrinya mendatangi sorum mobil mewah di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dia kemudian menanyakan kualitas dan fasilitas mobil jenis BMW seri terbaru.

“Waktu itu saya tanya. Ini mobil kualitasnya bagaimana? Fasilitasnya apa aja? Bisa test drive gak? Terus kata salesnya boleh test drive. Saya langsung coba dan ternyata asyik juga. Giliran ditanya sama sales mau beli apa gak, saya jawab istri saya gak kasih izin,” ujar Ahok disambut tertawa terbahak-bahak oleh pejabat yang dia lantik.

“Dulu susah banget saya coba mobil mewah. Sekarang sudah jadi Gubernur saya ditawar-tawarin orang. Sayangnya saya gak bisa,” kata suami Veronica Tan ini.

Cerita mobil mewah itu disampaikan Ahok ketika dia menasihati pejabat agar mereka tidak menerima gratifikasi atau dalam terminologi umum disebut suap. 

Menurut Ahok, pejabat sangat mudah menerima suap dalam bentuk barang mewah. Itulah sebabnya, dia ingin ada pembuktian terbalik kepada harta pejabat agar bisa dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Kami tidak ingin pejabat DKI menerima gratifikasi, karena itu gajinya kita naikan,” tuturnya sambil menambahkan bahwa instansinya sudah mengembalikan uang supa bernilai sekitar Rp11 milyar kepada negara lewat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (***)

Most Popular

To Top