Hukum & Kriminal

Palsukan 6 Paspor, WNA Kongo Dibui 3 Tahun + Denda 100 Juta

paspor

Ayonews, Jakarta

Ada saja warga negara asing (WNA) yang masih mencari keuntungan di negeri ini dengan cara tidak halal. seperti yang dilakukan Kyandomanya Vikoko Ephratien (51) ini.

Warga  negara Republik Kongo itu harus duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa dalam kasus pemalsuan dokumen keimigrasian.

Ephratien dituntut 3 tahun penjara oleh majelis hakim PN Jakarta Barat karena memalsukan enam paspor untuk membuat rekening palsu di Indonesia.

“Yang bersangkutan dituntut hukuman penjara 3 tahun dan denda Rp 100 juta subsidair 6 bulan penjara. Didakwa melakukan pelanggaran keimigrasian Pasal 121 huruf b,” kata Kepala Imigrasi Jakbar, Pondang Tambunan, Kamis (4/2/2016).

Dalam proses persidangan, WN Kongo itu tidak bisa menjelaskan asal muasal 6 paspor yang dimilikinya. Apalagi diketahui, enam paspor palsu itu ternyata digunakan untuk membuka rekening bank.

“Dia memiliki 6 buah buku paspor palsu untuk membuka rekening bank di Indonesia,” jelas Pondang.

Pria 51 tahun itu ditangkap petugas Imigrasi Jakbar pada 8 April 2015 di Grogol. Saat ditangkap Ephratien kedapatan membawa enam paspor.

Nama-nama yang digunakan adalah Paul Adam dan Philips David di dalam dua paspor Portugal, nama Flathetry Collen di paspor Perancis, juga nama Kenneth Jack Haycock, James Edmund Miller, dan Turpin Mark Christopher di tiga paspor Cile. Di semua paspor, dia menggunakan foto yang sama persis.(***)

Most Popular

To Top