Hukum & Kriminal

Soal Kasus Masinton, Ketua MKD: Tidak Ada Kompromi Bagi Pelaku Kejahatan

dita

Ayonews, Jakarta
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR serius membahas kasus dugaan penganiayaan Dita Aditia Ismawati oleh anggota F-PDIP Masinton Pasaribu. Jika terbukti, tidak ada kompromi bagi pelakunya.

“Kalau ditanya kelanjutannya, kami akan rapimkan kembali apakah laporan ini langsung kita terima atau tunggu proses laporan di Bareskrim. Tidak ada kompromi terhadap pelaku kejahatan kalau terbukti,” kata Wakil Ketua MKD Junimart Girsang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2016).

Seperti diketahui, Dita sudah lebih dahulu melaporkan Masinton ke Bareskrim Polri. Junimart berharap proses di Bareskrim bisa cepat.
“Kita berharap proses di Bareskrim bisa secepat mungkin. Kita akan koordinasi, seperti saat kasus Ivan Haz. Kita dapat bukti-bukti dari Polda Metro,” ujar politikus PDIP ini.
Junimart sebelumnya mengatakan bahwa kasus penganiayaan bisa berujung pada sanksi berat. Sanksi berat bisa berupa pemberhentian sementara atau pemecatan dari DPR.
Saat ini, ada dua versi dugaan penganiayaan tersebut. Dita mengaku dipukul dua kali di dalam mobil oleh Masinton. Sementara itu, Masinton membantah.

Masinton menyebut Dita tak sengaja terkena tangan sopir mobilnya yang sedang menyetir mobil. Masinton menyebut Dita mengganggu sopir karena sedang mabuk, lalu tangannya ditepis dan tak sengaja wajahnya terpukul.(***)

Most Popular

To Top