Hukum & Kriminal

Nuduh Punya Hubungan Lesbi, Pengusaha Pukuli Mantan Pacar

061524400_1425452838-Vanesya-Angelic-2
Ayonews, Jakarta
Cemburu liat mantan kekasihnya, Vanesya Angelic berduaan dengan seorang wanita di dalam kamar, pengusaha bernama Rizal (44) kalap. Rizal menuduh model seksi itu punya hubungan lesbi dengan perempuan tersebut. Karena cemburu bercampur emosi, Rizal menganiaya mantan dan temannya tersebut.

“Pelaku ini mantan pacar korban. Dia cemburu karena melihat Vanesya berduaan di dalam kamar sama perempuan namanya Vindy, dia menuduh korban punya hubungan. Padahal temannya ini cuma mengantarkan korban pulang,” kata Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso, Rabu (3/2/2016).

Eko menejelaskan, peristiwa bermula ketika pelaku datang ke sebuah klub malam di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada Kamis (21/1) malam lalu. Di situ, pelaku bertemu dengan korban yang bernama lengkap Yani Mulyani.
“Pelaku melihat korban minum, terus menyuruh korban untuk berhenti minum. Dia sudah tidak pacaran lagi tetapi mengaku masih care sehingga meminta korban untuk berhenti minum,” jelas Eko.
Eko menambahkan, pria yang merupakan konsultan jasa keuangan itu juga menyuruh korban yang sedang bersama teman-temannya untuk pulang. Saat korban meninggalkan klub malam tersebut, pelaku mengikutinya.

“Terus dia ke kosan korban di Setiabudi. Dia lihat kok ada cewek di dalam, dipikir itu pacar korban, lalu pelaku marah-marah,” ungkapnya.
Pelaku pun terlibat cekcok mulut dengan korban dan teman korban. Pelaku yang terpengaruh alkohol itu juga kemudian bergelut dengan kedua wanita tersebut, sehingga membuat kepala Vanesya terbentur tembok lalu terpental ke lantai.
“Sementara temannya, Vindy itu dijambak dan dipukul dibagian leher sebelah kanan hingga saksi tidak sadarkan diri,” lanjutnya.
Rizal ditangkap tim Opsnal Unit V Subdit Resmob Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh Kompol Handik Zusen, hanya berselang satu jam setelah kejadian. Rizal dilaporkan oleh keluarga Vindy ke polisi saat itu.

“Tersangka saat ini masih kami tahan atas dugaan tindak pidana Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” ujar Handik.(***)

Most Popular

To Top