Hukum & Kriminal

Kasus Penganiayaan Dita, LBH APIK Laporkan Masinton ke Mahkamah Kehormatan Dewan

image

Ayonews, Jakarta
Tak hanya ke Bareskrim Mabes Polri, anggota DPR RI, Masinton Pasaribu dilaporkan Dita Aditya Ismawati ke
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Melalui kuasanya LBH APIK, Dita yang tak hadir, akan menyerahkan  bukti kuat soal dugaan penganiayaan.

Direktur LBH APIK Ratna Bantara Mukti tiba di Sekretariat MKD, Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2016) pukul 14.15 WIB.

Dia kemudian menyerahkan laporan ke sekretariat. Dalam laporannya, ada satu berkas yang kurang yaitu akta notaris LBH APIK. Ratna pun siap melengkapi secepatnya, kalau bisa hari ini.

“Sesuai dengan peluang menindak anggota DPR yang memang diduga melanggar kode etik, selain melaporkan ke kepolisian, juga ke MKD sesuai tupoksi agar memanggil anggota DPR yang kami laporkan,” kata Ratna kepada wartawan.

LBH APIK meminta agar MKD memberi sanksi setimpal ke Masinton. Meski ada dua versi cerita berbeda, LBH APIK sebagai kuasa hukum memegang teguh cerita versi Dita.

“Memberikan sanksi yang tegas, karena pelaku penganiayaan ini sudah dilaporkan korban ke kami dan memang dianiaya anggota komisi III FPDIP Masinton Pasaribu,” ujar Ratna.

Dia membawa bukti berupa surat laporan, kronologi kasus dan foto korban. Semua itu dianggap cukup mesti Dita tak hadir langsung.

“Hari ini korban juga mengalami trauma. Kami rasa bukti ini sudah cukup,” ungkapnya.

Masinton sendiri membantah melakukan penganiayaan terhadap Dita. Politikus PDIP itu mengatakan Dita tak sengaja terkena tangan sopir mobilnya yang sedang menyetir mobil. Masinton menyebut Dita mengganggu sopir karena sedang mabuk, lalu tangannya ditepis dan tak sengaja wajahnya terpukul.(***)

Most Popular

To Top