Internasional

Gelombang Serangan Bunuh Diri ISIS di Ramadi, 50 Tentara Irak Tewas

image

Ayonews, Irak
Pertempuran hebat terjadi setelah lebih dari 50 tentara Irak dan milisi pro-pemerintah tewas, awal pekan ini, oleh serangan bom yang dilancarkan Negara Islam (IS) dipinggiran kota Ramadi, yang terletak hanya 100 km barat Baghdad.

Bom bunuh diri dan penembak jitu militan IS menargetkan tentara Irak dan milisi sekutunya yang berusaha untuk mengambil kendali penuh atas Ramadi.

Gelombang baru serangan bunuh diri, penembak jitu dan bom pinggir jalan yang menargetkan pasukan Irak dan sekutu milisi, menewaskan lebih dari 30 pasukan Irak pada hari Kamis sekitar kota Ramadi, sumber militer mengatakan kepada Al Jazeera.

Sementara Al-Jazeera, selasa (2/2) menyebutkan, serangan terbaru IS menewaskan 18 tentara Irak dalam serangan bunuh diri di kota Ramadi bagian Utara Selasa (2/2).

Sumber militer mengatakan pada Al Jazeera, serangan terjadi pada Selasa pagi di kota Al-Bu Dhiaab, yang terletak beberapa kilometer di utara ibu kota provinsi Anbar. Tiga pelaku bom bunuh diri menyerang divisi ke-10 tentara.

Namun dua kendaraan mereka berhasil dihancurkan rudal anti-tank pasukan Irak. Pengebom ketiga berhasil menuju gerbang masuk markas tentara dan meledakkan diri. Sebanyak 18 tentara tewas.

“Ini adalah pukulan besar bagi pasukan keamanan. Utara Ramadi seharusnya sudah aman,” kata kontributor Al Jazeera Imran Khan di Baghdad. Namun ia mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan IS merebut kembali Ramadi.

Tentara Irak mendeklarasikan Ramadi bebas dari ISIS pada Januari setelah pemerintah Irak mengklaim kembali pusat kota. Meski pasukan tetap dalam pertempuran melawan ISIS di pinggiran Ramadi, puluhan tentara telah jadi korban sejak pekan lalu.(***)

Most Popular

To Top