Hukum & Kriminal

Kasus Munir Bisa Diungkap, Tentunya Kasus Kematian Wayan Mirna Lebih Mudah

mirna-salihin-saat-nongkrong-minum-kopi-e1452369664606

Ayonews, Jakarta
Indonesia Police Watch (IPW) merilis ciri-ciri tersangka yang meracun Wayan Mirna hingga tewas di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta.
Pertama,, orang dekat korban, kedua tersangka seorang psikopat, ketiga berkepribadian ganda, keempat berdarah dingin, kelima mampu membunuh sambil tersenyum.
Demikian diungkapkan Ketua Presidium IPW Neta S Pane di Jakarta, Sabtu (30/1/2016) dalam rilisnya.
Dalam kasus ini, IPW meyakini Polda Metro Jaya sebenarnya sudah memiliki alat bukti yang kuat untuk menetapkan tersangka pembunuh Mirna. Neta berharap polisi jangan ragu dan harus segera menetapkan tersangka yang meracun Wayan Mirna hingga tewas.
Kendati demikian, menurut dia, tersangka tak perlu segera ditahan. Yang jelas dengan adanya penetapan tersangka akan lebih mudah bagi polisi untuk melakukan penggeledahan, terutama ke rumah tersangka dan ke tempat-tempat lain yang berkaitan dengan keberadaan tersangka.
Neta khawatir jika polisi tidak segera menetapkan status tersangka sejumlah alat bukti lain dihilangkan pihak tak bertanggung jawab. Padahal alat-alat bukti itu bisa jadi berkaitan dengan motif pembunuhan Mirna.
“Memang setelah menetapkan tersangka, polisi harus mencari motif pembunuhan ini, apakah karena persoalan cinta segi tiga, dendam atau justru tersangka adalah pelaku pembunuh bayaran,” terangnya.
Dari kronologis kasus Mirna terlihat pelaku memang ingin dengan cepat menghabisi korban. Sebab racun sianida yang dimasukkan ke kopi Mirna dosisnya sangat tinggi hingga bisa membunuh 20 sampai 25 orang dalam tempo singkat.
Dalam kasus ini hanya ada lima pihak yang terkait dengan keberadaan kopi beracun tersebut, yakni petugas pembuat kopi dan pelayan yang mengantar kopi di Kafe Oliver, Mirna, Jesica serta Hani.
Menurutnya, dari CCTV di TKP, polisi sebenarnya sudah mendapatkan berbagai indikasi dan petunjuk yang kuat sebagai alat bukti.

Namun untuk mengungkap motifnya polisi perlu mendapatkan bukti bukti lain, seperti bungkus sianida, bon pembelian sianida atau petunjuk-petunjuk lain dari HP, komputer, membuka google tersangka atau data-data lain di rumah tersangka.
“Memang tak mudah untuk mengungkap kasus pembunuhan dengan racun, tapi Polri pernah punya prestasi dalam mengungkap kasus pembunuhan aktivis Munir, yang diracun dalam penerbangan dari Jakarta ke Belanda,” pungkasnya.(***)

Most Popular

To Top