Ibukota

BPTSP DKI Jakarta Bertekad Jadi Garda Reformasi Pelayanan Publik Terdepan

IMG-20160129-WA0000

Ayonews, Jakarta

Sebelum tahun 2015 merupakan tahun-tahun yang gelap bagi dunia usaha. Para pengusaha di ibukota banyak kesulitan dalam pengurusan perizinan usaha. Baik perizinan baru maupun perpanjangan izin usaha.

Mulai dari izin usaha, persyaratan yang rumit, birokrasi yang bertele-tele karena penanganan melibatkan banyak dinas-dinas, praktik pemerasan dalam bentuk pungutan liar, belum lagi menghadapi calo-calo.

Alhasil, mereka yang mau mendirikan badan usaha harus terhambat. Akibatnya dunia usaha berjalan lamban. Modal usaha dengan biaya tinggi justru ada pada perizinan-perizinan.

Tapi sejak didirikannya Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP), memberi jalan terang bagi semua warga Jakarta untuk mendirikan badan usaha. Tak hanya pendirian badan usaha, semua yang terkait permohonan perizinan di wilayah DKI Jakarta sudah dengan mudah diurus di BPSTP.

Tak ada lagi birokrasi yang ribet, tak ada lagi praktik pungli dan percaloan. Pelayanan pun sudah seperti bank-bank nasional yang profesional dalam melayani nasabahnya.

Hal ini terungkap dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2016, Kamis (28/1/2016). Dalam Raker bertema The success story of BPTSP,Kepala BPTSP DKI Jakarta Edy Junaedi mengungkapkan, selama setahun BPSTP DKI Jakarta telah menerbitkan berbagai Inovasi.

Mulai dari Perizinan one day service, drive thru, izin online, hingga AJIB (Antar Jemput Izin Bermotor).

“Dan tidak hanya sampai di situ saja. Masih banyak lagi inovasi-inovasi yang akan dilakukan,” terang Edy.

Dikatakan Edy, BPSTP DKI Jakarta berkomitmen menjadi garda reformasi Pelayanan publik terdepan di Indonesia.

“Kami akan berikan yang terbaik bagi warga Jakarta. Dan kami juga akan memberikan contoh yang baik bagi daerah-daerah lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” papar Edy.(Ton)

Most Popular

To Top