Hukum & Kriminal

BNN Gerebek Tanahabang, 1 WNA Pakistan Dibekuk Terkait Kasus Sabu Jepara

2016-01-29 13.44.04

Ayonews, Jakarta

Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN), dibantu petugas imigrasi dan aparat Polda Metro Jaya, jumat pagi (29/1/2016) menggerebek kawasan bisnis pakaian, Tanahabang, Jakarta Pusat.

Beberapa tempat, di antaranya Hotel Alfindo, travel dan kargo serta gedung Asia Afrika Trade Center menjadi sasaean petugas gabungan. Dari dalam hotel, petugas BNN menjemput 1 WN Pakistan.

Tersangka tersebut langsung diborgol dengan kedua tangan diletakkan di belakang. Dia diduga terkait dari pengembangan kasus sabu 100 kg di Jepara.

Kemudian petugas BNN menuju ke seberang hotel, tepatnya kantor travel dan kargo. Aksi penjemputan WN Pakistan di hotel tersebut menyedot perhatian warga sekitar yang lewat. Lalu lintas arah Tanah Abang sempat tersendat akibat kejadian tersebut.

Kemudian BNN melakukan penggeledaan di Asia Africa Trade Centre (ATC). Tempat itu ternyata yang digeledah adalah tempat yang menjadi muara transaksi kegiatan narkoba.

“Di sini merupakan muara transaksi kegiatan narkoba,” ujar Kepala BNN Komjen Budi Waseso di depan gedung Asia Africa Trade Centre (ATC), Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Buwas mengatakan gedung ATC tersebut memang disulap seperti kantor biasa. Sehingga tidak ada orang yang curiga.

“Jadi tempat ini seperti tempat untuk pengiriman paket, kantor biasa. Jadi ini kamuflase. Sehingga orang tidak curiga bahwa ini tempat transaksi narkoba,” kata Buwas.

Buwas yang dalam kesempatan ini mengenakan seragam dinas kepolisian ini mengatakan operasi penangkapan dan penggeledahan yang dilakukan di Tanah Abang ini merupakan pengembangan dari operasi di Jepara.(ari)

Most Popular

To Top