Hukum & Kriminal

6 BIN Palsu Sekap & Peras Pengusaha Minyak, Mobil Lexus & Uang 5 juta Disikat

2016-01-29 20.50.04

Ayonews, Batam

Seorang pengusaha minyak di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), berinisial DW lapor ke polisi lantaran dirinya menjadi korban penyekapan dan pemerasaan 6 pelaku kejahatan.

Salah satu pelaku mengaku anggota Badan Intelijen Negara (BIN). Peristiwa penyekapan dan pemerasan ini terjadi pada Rabu, 20 Januari 2016.

Selain Deny yang mengaku sebagai anggota BIN, 5 orang yang terlibat dalam kasus ini adalah Haris (sopir), Tamrin (mediator), Andi (pembawa sajam), Hari (pemilik rekening), dan Darwis (mediator).

Awal mulanya, tiga orang, termasuk Tamrin, datang ke rumah makan menjemput korban sekitar pukul 18.00 WIB. Mereka marah-marah, lalu memaksa korban ikut ke sebuah hotel di kawasan Nagoya.

Di sana, korban diminta menyerahkan mobil Lexus milknya sebagai jaminan utang-piutang. Korban juga diminta mentransfer Rp 5 juta sebagai tanda jadi bisnis minyak ke rekening atas nama Hari.

Padahal korban tidak tahu apa-apa dan merasa tidak ada masalah dengan pelaku. Karena dikeroyok orang banyak dan di bawah ancaman senjata tajam dan api, korban tidak berdaya.

Untungnya nyawa korban masih terselamatkan. Mobil Lexus dan uang sejumlah 5 juta rupiah dibawa kabur para pelaku. Setelah kejadian itu, korban melapor ke polisi.

Polisi pun bergerak. 6 tersangka berhasil diamankan. Dari penangkapan itu, polisi menyita sepucuk senjata airsoft gun, mobil Lexus warna silver, lencana BIN, KTA BIN, dan uang Rp 5 juta.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yoga Buanadipta, Jumat (29/1/2016) mengatakan, Deny merupakan ‘sutradara’. Komplotan ini.

“Dia diringkus di tempat berbeda,” kata Yoga.

Hingga kini, polisi masih mendalami kemungkinan korban lain. Sejauh ini, ada belasan pengusaha yang mengaku menjadi korban.

“Kami harap mereka melapor juga,” kata Yoga.

6 Tersangka dijerat pasal berlapis yakni Pasal 368 KUHP dan 335 KUHP tentang pengancaman dan pemerasan dengan maksimal penjara selama 9 tahun.(***)

Most Popular

To Top