Internasional

Bekas Penganut Hindu ini jadi Pengganti Algojo ISIS Jihadi John, Puji Hitler Pembantai Yahudi

2016-01-28 21.57.37

Ayonews, Suriah

Anda pasti mengenal Jihadi John, algojo ISIS asal Inggris yang telah banyak menggorok mereka yang dianggap memusuhi ISIS. Dan akhirnya belakangan Jihadi john tewas setelah bom dari pesawat drone Amerika menghantam kendaraan yang dikemudikannya.

Ternyata, bagi ISIS, ada ungkapan hilang satu tumbuh lagi. Kini ada New Jihadi John. Namanya Siddharta Dhar. Pria berusia 32 tahun ini diduga kuat menjadi penerus algojo ISIS, Jihadi John.

Diwartakan Mirror, Rabu (27/1/2016), pria yang dikenal sebagai algojo islamic State IS asal Inggris ini memfilmkan pernyataan mengenai Yahudi, sambil memuji-muji sosok diktator Nazi, Adolf Hitler. Algojo ISIS yang juga dikenal sebagai “Jihadi Sid” memuji pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler, atas perannya dalam pembantaian umat Yahudi atau holocaust.

“Orang lain menyadari doktrin jahat ini (yahudi) dan mereka melakukan beberapa hal untuk menghentikannya, seperti yang mereka lakukan terhadap Adolf Hitler,” kata dia, yang dikutip dari Daily Mirror, Kamis (28/1/2016).

2016-01-28 22.03.30Dhar juga mengungkit “Protokol Para Tetua Sion”, sebuah teks yang dibuat pada 1909, berisi gambaran rencana Yahudi untuk mendominasi dunia, yang telah banyak dibantah sebagai teks ‘palsu’ yang dirancang untuk membangkitkan kebencian rasial.

”Mereka tidak memiliki keraguan dengan keinginan untuk menundukkan mereka (agama lain), menindas mereka dan mengeksploitasi mereka,” kata Dhar.

Dhar juga merinci perusahaan yang dipimpin oleh orang-orang Yahudi, seperti Disney dan Warner Brothers yang dia klaim sebagai “obat” konspirasi Zionis untuk meningkatkan kecanduan.

Selain memuji Hitler, pria asal Inggris ini juga memuji ”khalifah” yang akan mengubah seluruh dunia Islam. Sebelum bergabung dengan IS, kerabatnya melihat sosok Dhar sebagai pemuda biasa yang tidak radikal sama sekali. Ia menyukai sepak bola seperti kebanyakan anak lelaki di dunia, dan klub kegemarannya adalah Arsenal.

Bekas penganut agama Hindu ini juga menyukai grup band rock Nirvana dan Linkin Park. Dhar juga dikenal sebagai pemuda yang rajin dan berambisi menimba ilmu di perguruan tinggi, mengambil studi jadi dokter gigi.

2016-01-28 22.05.08

Kondisinya mulai berubah ketika ayahnya meninggal saat ia berusia 16 tahun. Ia berhasil lolos dan kabur dari Inggris ke Paris lalu menetap di Suriah, memboyong serta istrinya, Aisha Tariq yang tengah hamil dan keempat anak mereka.

Sesampainya di teritori IS, Abu “Dhat” Rumasyah mengejek otoritas Inggris yang kecolongan dengan kepergiannya. Ejekan itu disampaikan melalui sebuah foto yang ia unggah ke Twitter.

“Betapa jelek sistem keamanan Inggris, sampai-sampai memungkinkan saya untuk kabur melalui Eropa dan bergabung dengan IS,” kicaunya, beserta lampiran foto dirinya mengangkat senjata AK-47 dan menggendong bayinya yang baru lahir di tangan satu lagi. (BBC)

Most Popular

To Top