Hukum & Kriminal

Iseng Ngirim SMS Ancaman Bom ke TVRI, Pria Ditangkap Polisi

SMS-ancaman-teroor-Bom.fhoto_fokus

Ayonews, Medan
Anda jangan coba-coba iseng atau bercanda soal bom. Baik itu ke orang lain, bahkan ke teman sendiri. Akibatnya bias fatal. Anda akan berurusan dengan pihak berwajib.
Seperti yang dilakukan Toni Salim alias A Beng (48). Gara-gara ulah isengnya, ia dijemput paksa Tim gabungan Polda Sumut dan Polresta Medan.

Kanit Reskrim Polsekta Delitua Iptu Jonathan Hutagalung membenarkan bahwa A Beng ditangkap karena mengirimkan ancaman ada bom via SMS ke operator TVRI.

“Tersangka Toni Salim alias A Beng dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan informasi elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti warga secara pribadi. Tersangka dijerat Pasal 45 ayat 3 junto Pasal 29 dan atau Pasal 45 ayat 1 junto Pasal 27 ayat 4 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 soal Informasi dan Transaksi Elektronik,” ujar Jonathan, Senin (25/1/2016).

Soal kronologis kejadian, dia menjelaskan, Toni menggunakan ponsel genggamnya dengan nomor 082367012399 mengirimkan SMS ke nomor layanan TVRI Sumut. Isi SMS-nya bertuliskan “hati2 kami smua keluarga besar ISIS hari ini akan turun ke Medan untuk bom ditempat keramaian dan tempat2 rumah penduduk di Kota Medan”.

“Setelah itu pelaku membuang kartu yang digunakannya sehingga isi SMS membuat pihak TVRI takut. Kemudian memberitahukannya ke polisi,” tambah Jonathan.

Saat ini, Toni ditahan di Polsekta Delitua bersama barang bukti satu ponsel genggam miliknya.

“Pelaku kami tahan dan mengamankan barang bukti ponsel genggam miliknya,” tandasnya.(***)

Most Popular

To Top