Hukum & Kriminal

Polri Tetapkan 18 Tersangka Kasus Bom Thamrin

AppleMark

AppleMark

Ayonews, Jakarta
18 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus teror bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Dari 18 tersangka itu terbagi ke dalam tiga kelompok dimana memiliki peran yang berbeda-beda dalam merencanakan aksi teror bom tersebut.
“Hingga saat ini Densus 88 Anti Teror menangkap 19 orang, dimana 18 di antaranya ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka sementara satu orang dikembalikan karena tidak cukup bukti,” jelas Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti di Aula Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/1/2016).

Badrodin mengungkapkan, kelompok pertama yang ditangkap yakni terkait langsung dengan teror bom di kawasan Sarinah, Thamrin. Densus 88 menangkap mereka di tiga tempat berbeda yakni Cirebon, Indramayu, dan Tegal.
Keenam tersangka itu yakni DS ditangkap di Cirebon berperan membeli tabung gas untuk presing bom di kawasan Sarinah, Thamrin. Kemudian AH ditangkap di Indramayu berperan membeli senjata api, J alias JJ alias JU ditangkap di Cirebon, mengetahui proses pembuatan bom. AM alias LL alias AL ditangkap di Tegal, Jawa Tengah. Cun alias D ditangkap di Cirebon lalu terakhir F ditangkap di Tegal.
“Pasal yang ditersangkakan Pasal 15 jo 6 jo 7 jo 9 UU Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Terorisme untuk tersangka DS, sementara tersangka lainnya Pasal 15 jo 7 dan Pasal 13 huruf b dan c UU Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Terorisme,” tuturnya.(***)

Most Popular

To Top