Ibukota

Sebut Program Kerja Ahok Ajang Pencitraan, Bukti M.Taufik Takut Kalah di Pilgub

2016-01-22 21.54.41

Ayonews, Jakarta

Pilkada DKI Jakarta masih setahun lagi. Namun suhu perebutan kursi DKI I mulai memanas. Belum juga jadi bakal calon upaya untuk menjatuhkan lawan politik sudah jauh-jauh hari terlihat.

Seperti yang dilakukan M. Taufik, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Taufik menyebut program Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) yang banyak diresmikan Gubernur Basuki T Purnama (Ahok) sebagai pencitraan jelang Pilgub DKI.

Taufik melihat program RPTRA dengan target 150 lokasi di 2016 itu belum terlihat manfaatnya. Politisi Partai Gerindra yang juga masuk sebagai bakal calon gubernur DKI 2017 dari partainya ini menyebut program Ahok cuma jadi panggung pencitraan semata.

“Itu mah kampanye buat Pilkada DKI 2017. Mana tujuannya sebagai ruang sosialisasi warga? Belum terlihat tujuannya, malah dijadikan orang pacaran. Apalagi belakangan ini banyak teroris di pemukiman,” kata Taufik di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (21/1/2016) kemarin.

Komentar Taufik mendapat respon Ahok sebagai tantangan untuk berlaga di Pilgub DKI 2017.

“Orang enggak bisa bersaing ya begitu. Saya juga berharap dia mencalonkan gubernur deh. Aku juga pengin lihat orang Jakarta pilih Ahok atau pilih Taufik. Nyebelin juga lama-lama itu orang,” tutur Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (22/1/2016).

Bila program RPTRA memang benar sebagai pencitraan, kata Ahok, maka semua program Pemprov DKI juga bisa dinilai pencitraan.

Menurut Ahok itu tidak masuk akal. Soalnya, program Pemprov DKI adalah praktik dari visi Gubernur yang harus dilaksanakan.

“Aduh si Taufik itu ketakutan. Takut kalah?” kata Ahok.(ari)

Most Popular

To Top