Hukum

Damayanti Sebut Anggota Komisi V Ikut Nyicipi Duit Haram Proyek Kementerian PU & Perumahan Rakyat

damayanti-wisnu-putranti-resmi-dipecat-pdip-OgU

Ayonews, Jakarta

Anggota DPR Damayanti Wisnu Putranti mulai buka-bukaan soal keterlibatan rekan-rekannya di komisi V DPR RI. namn Damayanti masih enggan membeberkan nama-nama mereka-mereka yang ikut menikmati uang haram dari perkara tersebut.

Saat dicecar wartawan usai diperiksa KPK, Damayanti yang mengenakan rompi tahanan warna oranye itu lebih banyak menebar senyuman. Damayanti yang tertangkap tangan penyidik KPK terkait transaksi uang haram proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu Rabu (20/1), tak menampik adanya jatah duit untuk Komisi V.
“Nanti aja ya biar waktu yang menjawab,” ucap Damayanti sembari buru-buru masuk ke mobil tahanan di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

disinggung soal aliran duit sebesar Rp 69 miliar untuk seluruh Komisi V DPR, Damayanti hanya tersenyum.

“Nanti aja ya biar waktu yang menjawab,” ucap Damayanti.

Namun ketika awak media mencecar tentang dua koleganya yaitu Budi Supriyanto dan Yudi Widiana yang juga sebagai anggota DPR, Damayanti mengelak. Padahal ruangan kerja kedua anggota DPR itu telah menjadi sasaran tim penyidik KPK saat melakukan penggeledahan beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menegaskan bahwa kasus tersebut merupakan pintu masuk ke arah kasus yang lebih besar. Sayangnya, Syarif masih menutup rapat arah pengembangan kasus tersebut.

“KPK sedang melakukan pengembangan ke arah yang lebih besar dalam kasus ini. Pada waktunya akan kami sampaikan,” ucap Syarif.

Meski demikian, ada indikasi keterlibatan anggota DPR lain yang ikut menikmati duit haram dalam pemulusan proyek pembangunan jalan di Ambon itu. Terlihat saat penyidik KPK menggeledah sejumlah ruangan anggota DPR yaitu ruang kerja Damayanti, ruang kerja Budi Supriyanto, ruang kerja Yudi Widiana serta ruang sekretariat Komisi V.

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan Damayanti Wisnu Putranti, Julia Prasetyarini, Dessy A Edwin dan Abdul Khoir sebagai tersangka kasus penyuapan pemulusan proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Damayanti disangka telah menerima suap senilai SGD 404 ribu.Namun KPK menutup rapat soal proyek yang diamankan Damayanti.(***)

 

 

Most Popular

To Top